
Invalid Date
Dilihat 101 kali

TENGKU LESE (9/07/26)– Asa Persatuan Sepak Bola Munggis (PSM FC) Desa Tengku Lese untuk melangkah ke babak 16 Besar Turnamen Rahong Cup 2026 harus pupus dengan cara yang paling menyakitkan. Setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal melawan Wae Ao FC, nasib PSM FC akhirnya ditentukan melalui babak adu penalti, yang mengantarkan Wae Ao FC melaju ke fase berikutnya.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dengan tempo tinggi. Ratusan pasang mata yang memadati Lapangan Sepak Bola Rahong menjadi saksi duel sengit dua tim yang sama-sama mengincar tiket 16 besar.
PSM FC lebih dahulu memecah kebuntuan melalui aksi gemilang gelandang bernomor punggung 7, Lody Yono. Tendangan kerasnya berhasil merobek gawang Wae Ao FC dan disambut sorak-sorai luar biasa dari para pendukung PSM FC yang memadati sisi lapangan.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Wae Ao FC berhasil menyamakan kedudukan lewat situasi tendangan pojok yang dimanfaatkan dengan baik sehingga skor berubah menjadi 1-1. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol dan pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Meski harus menerima kenyataan pahit, perjuangan para pemain PSM FC patut diapresiasi. Sepanjang pertandingan, PSM FC berkali-kali menciptakan peluang emas melalui serangan dari kedua sisi sayap. Umpan-umpan matang yang dikirim dari sektor kiri maupun kanan beberapa kali mengancam gawang lawan. Sayangnya, kokohnya lini pertahanan Wae Ao FC membuat peluang-peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Babak kedua sempat diwarnai ketegangan di lapangan. Gesekan antar pemain memicu insiden yang berujung pada kartu merah bagi masing-masing satu pemain dari Wae Ao FC dan PSM FC. Situasi juga sempat melibatkan official serta pemain cadangan PSM FC. Beruntung, berkat kesigapan panitia turnamen, official kedua tim, serta kedewasaan para suporter, suasana berhasil dikendalikan sehingga pertandingan dapat dilanjutkan dengan aman hingga selesai.
Di balik hasil yang mengecewakan, semangat masyarakat Kampung Munggis tetap menyala. Suporter PSM FC memenuhi lapangan dengan yel-yel dan dukungan tanpa henti. Tim kebanggaan Kampung Munggis yang telah dibentuk sejak tahun 2019, berawal dari keikutsertaan pada Gala Desa U-21 Tingkat Kecamatan Rahong Utara di bawah manajer Sales Ebot, kembali membuktikan bahwa mereka memiliki kekompakan dan kecintaan yang luar biasa terhadap sepak bola.

Foto: Pembentukan Tim PSM 2019 persiapan mengikuti gala desa
Manajer PSM FC, Fary Nego, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemain yang telah berjuang tanpa mengenal lelah.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anak-anak PSM FC yang telah berjuang dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Terima kasih juga kepada seluruh suporter yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan, serta kepada panitia Rahong Cup 2026 yang telah menyelenggarakan turnamen dengan baik. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, terutama untuk terus menjaga emosi di dalam lapangan agar fokus permainan tetap terjaga," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan salah seorang suporter PSM FC. Baginya, kekalahan melalui adu penalti bukanlah sesuatu yang harus disesali.
"Kami tidak kecewa. Adu penalti adalah soal keberuntungan. Yang terpenting, anak-anak sudah memberikan permainan terbaik dan mengharumkan nama Kampung Munggis."
Sementara itu, official tim Rikar Mangkar dan Bedy Ano, yang telah beberapa kali mendampingi perjalanan PSM FC dalam berbagai turnamen, menegaskan bahwa hasil ini tidak akan mengurangi semangat mereka dalam membina potensi generasi muda.
"Perjalanan ini belum selesai. Kami akan terus mendampingi dan mendukung bakat sepak bola adik-adik Kampung Munggis agar semakin berkembang dan mampu bersaing di turnamen-turnamen berikutnya."
Meski langkah PSM FC harus terhenti di Rahong Cup 2026, semangat juang, kekompakan, dan loyalitas yang ditunjukkan para pemain, official, serta suporter menjadi kemenangan tersendiri bagi masyarakat Desa Tengku Lese.
Terima kasih PSM FC. Kalian mungkin gagal merebut tiket 16 besar, tetapi telah memenangkan hati masyarakat Kampung Munggis. Terus berlatih, tetap rendah hati, dan bangkit lebih kuat. Karena setiap kekalahan adalah awal dari kemenangan yang lebih besar di masa depan.





Bagikan:

Desa Tengku Lese
Kecamatan Rahong Utara
Kabupaten Manggarai
Provinsi Nusa Tenggara Timur
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini