Logo

Desa Tengku Lese

Kabupaten Manggarai

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

Berita

Belanja

PPID

Di Tengah Kepanikan Pascagempa, Pemerintah Desa Tengku Lese Salurkan Logistik untuk Warga

Di Tengah Kepanikan Pascagempa, Pemerintah Desa Tengku Lese Salurkan Logistik untuk Warga

Invalid Date

Ditulis oleh SIMVARIANUS SARIMAN NEGO, S.Pd

Dilihat 233 kali

Di Tengah Kepanikan Pascagempa, Pemerintah Desa Tengku Lese Salurkan Logistik untuk Warga

Tengku Lese, 20 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Tengku Lese menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok kepada seluruh masyarakat Desa Tengku Lese yang terdampak bencana gempa bumi pada Kamis, 20 Agustus 2026. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan langkah cepat Pemerintah Desa dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi pascabencana dan masih adanya kekhawatiran terhadap gempa susulan.

Sebelum pelaksanaan penyaluran bantuan, Pemerintah Desa Tengku Lese bergerak cepat dengan melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026, khususnya terhadap kegiatan-kegiatan yang belum direalisasikan. Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai langkah Pemerintah Desa agar sebagian sumber daya yang tersedia dapat diarahkan untuk penanganan kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat akibat bencana.

Bantuan logistik yang disalurkan pada kesempatan ini merupakan gabungan bantuan Pemerintah Desa Tengku Lese dengan bantuan dari BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur serta bantuan dari salah satu yayasan melalui TP PKK Kabupaten Manggarai. Seluruh bantuan tersebut dikumpulkan, dikemas dan kemudian didistribusikan kepada masyarakat secara bersama-sama.

Proses pengemasan dan pendistribusian bantuan mendapat dukungan dari para relawan desa, muda-mudi Dusun Munggis, Forum Anak Desa Tengku Lese, Pemerintah Desa dan BPD Desa Tengku Lese. Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam membantu sesama dan memastikan bantuan dapat disalurkan secara tertib di tengah situasi yang masih penuh keterbatasan.

Pemerintah Desa Tengku Lese menjelaskan bahwa pembagian bantuan dilakukan berdasarkan jumlah rumah/hunian dan kondisi masyarakat, bukan berdasarkan jumlah Kartu Keluarga (KK) semata. Pertimbangan ini diambil karena bencana gempa telah memberikan dampak yang luas. Tidak hanya rumah yang mengalami kerusakan, tetapi seluruh masyarakat merasakan kepanikan dan membutuhkan rasa aman serta perlindungan, Pati gici arit, wingke gici iret.

Pasca gempa, masyarakat secara mandiri telah membangun sejumlah posko pengungsian di sekitar lingkungan tempat tinggal masing-masing. Selain posko mandiri, terdapat pula beberapa posko gabungan yang digunakan bersama oleh sejumlah keluarga. Kondisi ini terjadi karena terdapat banyak rumah yang mengalami kerusakan berat dan tidak dapat ditempati kembali untuk sementara waktu.

Atas dasar kondisi tersebut, Pemerintah Desa memohon pengertian seluruh masyarakat apabila bantuan yang diterima belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing keluarga atau jumlah bantuan yang diterima belum sama antara satu rumah dengan rumah lainnya. Bantuan yang tersedia saat ini merupakan bantuan yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber dan disalurkan berdasarkan kondisi, jumlah rumah serta data yang tersedia di lapangan.

Sejak Minggu, 16 Agustus 2026, perangkat Desa Tengku Lese bersama para relawan terus melakukan pendataan dan dokumentasi terhadap rumah-rumah terdampak gempa. Pendataan dilakukan melalui verifikasi lapangan, pemotretan rumah terdampak, serta menerima laporan masyarakat secara sukarela melalui WhatsApp dan media pengaduan atau pendataan yang telah disediakan oleh Pemerintah Desa di bawah koordinasi Sekretaris Desa Tengku Lese.

Pendataan tersebut terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk dampak yang ditimbulkan oleh gempa susulan. Karena itu, data yang ada saat ini merupakan data dinamis dan masih dapat berubah setelah dilakukan verifikasi serta pembaruan di lapangan.

Hingga 21 Agustus 2026, data yang berhasil dihimpun menunjukkan jumlah jiwa berdasarkan dusun sebanyak 1.071 jiwa, dengan rincian Dusun Bobong 149 jiwa, Dusun Munggis 403 jiwa, Dusun Pasa 113 jiwa, Kampung Tebo 133 jiwa dan Dusun Rangges 273 jiwa.

Berdasarkan pendataan kerusakan rumah, tercatat sebanyak 286 rumah terdampak, terdiri dari 117 rumah mengalami kerusakan berat, 57 rumah mengalami kerusakan sedang dan 112 rumah mengalami kerusakan ringan.

Rincian kerusakan berat terdiri dari Dusun Bobong 12 rumah, Dusun Munggis 49 rumah, Dusun Pasa 16 rumah, Dusun Rangges 31 rumah dan Kampung Tebo 9 rumah. Kerusakan sedang terdiri dari Dusun Bobong 8 rumah, Dusun Munggis 22 rumah, Dusun Pasa 8 rumah, Dusun Rangges 14 rumah dan Kampung Tebo 5 rumah. Sementara kerusakan ringan terdiri dari Dusun Bobong 20 rumah, Dusun Munggis 42 rumah, Dusun Pasa 13 rumah, Dusun Rangges 20 rumah dan Kampung Tebo 17 rumah.

Selain rumah yang mengalami kerusakan tersebut, terdapat 17 unit hunian yang mengalami kerusakan berat dan tidak dapat dihuni, dengan rincian Dusun Bobong 3 unit, Dusun Munggis 7 unit, Dusun Pasa 5 unit dan Dusun Rangges 2 unit. Untuk Kampung Tebo belum terdapat hunian yang masuk dalam kategori tersebut.

Kondisi posko pengungsian yang dibangun secara mandiri oleh masyarakat juga masih membutuhkan perhatian. Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh bayi, anak-anak dan para lansia yang membutuhkan tempat pengungsian yang lebih layak, aman dan nyaman. Anak-anak yang mengalami trauma akibat gempa juga membutuhkan pendampingan serta penanganan lebih lanjut.

Pemerintah Desa Tengku Lese sangat mengharapkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, lembaga kemanusiaan, yayasan, dunia usaha maupun pihak-pihak lainnya agar bantuan dan penanganan bagi masyarakat terdampak dapat segera sampai ke Desa Tengku Lese.

Di tengah situasi ini, Kepala Desa Tengku Lese, Adrianus Sadu, S.H., terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun pihak swasta, untuk mengupayakan bantuan tambahan bagi masyarakat. Sementara itu, perangkat Desa Tengku Lese bersama para relawan terus bekerja melakukan pendataan, dokumentasi, pemutakhiran data serta membantu masyarakat di lapangan.

Pemerintah Desa menyadari bahwa dalam kondisi bencana seperti saat ini, proses pelayanan dan koordinasi belum tentu dapat memenuhi seluruh harapan masyarakat secara cepat. Luas wilayah Desa Tengku Lese dan kondisi yang sama-sama dirasakan oleh masyarakat maupun pemerintah desa menjadi salah satu tantangan dalam penanganan bencana.

Oleh karena itu, Kepala Desa Tengku Lese menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila masih terdapat kekurangan maupun keterlambatan dalam proses koordinasi dan pelayanan. Pemerintah Desa juga mengharapkan pengertian dan kesabaran seluruh masyarakat sembari terus berupaya mendatangkan bantuan dari berbagai pihak.

Pemerintah Desa mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, mengutamakan keselamatan keluarga, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah maupun pihak yang berwenang. Masyarakat juga diminta untuk tidak mudah percaya dan tidak menyebarluaskan berita atau informasi hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat.

Setiap perkembangan terkait kondisi bencana, pendataan rumah terdampak dan bantuan akan terus diperbarui oleh Pemerintah Desa Tengku Lese melalui saluran informasi resmi yang tersedia.

Di tengah musibah yang sedang dihadapi, Pemerintah Desa Tengku Lese mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan, kepedulian dan semangat gotong royong. Bantuan yang disalurkan hari ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat, dan Pemerintah Desa akan terus berusaha agar bantuan dari berbagai pihak dapat menjangkau warga yang membutuhkan.

Pemerintah Desa Tengku Lese juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka di wilayah Desa Tengku Lese. Semoga musibah ini segera berakhir, seluruh masyarakat diberikan kekuatan dan perlindungan, serta warga Desa Tengku Lese dapat kembali menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari dengan aman, nyaman dan normal.

Pemerintah Desa Tengku Lese — Bersama Masyarakat, Bersama Menghadapi Bencana, Bersama Bangkit Kembali.

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Tengku Lese

Kecamatan Rahong Utara

Kabupaten Manggarai

Provinsi Nusa Tenggara Timur

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia