
Invalid Date
Dilihat 368 kali

Tengku Lese, Senin, 20 April 2026 — Pemerintah Desa Tengku Lese di bawah koordinasi Sekretaris Desa Tengku Lese, bersama pelaksana kegiatan, kepala kewilayahan, dan tenaga teknis desa mulai melakukan pengukuran pembangunan jalan lapen yang menghubungkan RT 005 hingga RT 006 Dusun Munggis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembangunan yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan total pagu anggaran sebesar Rp155.000.000. Berdasarkan perencanaan awal, volume pekerjaan diperkirakan mencapai kurang lebih 750 meter persegi, dengan panjang sekitar 250 meter dan lebar 3 meter. Namun demikian, pengukuran yang dilakukan saat ini bertujuan untuk memastikan volume riil sesuai dengan perhitungan teknis di lapangan.
Sekretaris Desa Tengku Lese, Simvarianus Sariman Nego, menyampaikan bahwa pembangunan jalan lapen ini merupakan salah satu program prioritas yang telah disepakati dalam musyawarah penyusunan RKPDes dan APBDes Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini memiliki berbagai manfaat strategis bagi masyarakat.
“Pembangunan ini bertujuan untuk memudahkan akses kendaraan roda dua dan roda empat, memperlancar mobilisasi hasil pertanian yang selama ini harus dipikul dari jalan utama, serta memudahkan pengangkutan material bangunan bagi masyarakat yang sedang membangun rumah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa akses jalan yang lebih baik juga akan sangat membantu anak-anak sekolah, terutama saat musim penghujan di mana kondisi jalan sebelumnya dipenuhi lumpur. Selain itu, pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan warga yang sakit, yang sebelumnya harus ditandu atau digendong.
Di RT 005 sendiri, terdapat rumah adat yang kerap digunakan sebagai tempat musyawarah adat, musyawarah dusun, serta berbagai kegiatan adat kampung. Dengan adanya pembangunan jalan ini, diharapkan akses menuju lokasi tersebut menjadi lebih mudah. Antusiasme masyarakat dan anak-anak setempat terhadap rencana pembangunan ini pun terlihat sangat tinggi.
Sementara itu, Kepala Dusun Munggis menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini telah lama diusulkan melalui berbagai forum, mulai dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, hingga Musyawarah Desa dalam penyusunan RKPDes dan APBDes. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya baru dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026.
“Harapan kami, ke depan ada kelanjutan pembangunan sehingga akses jalan ini bisa tersambung secara penuh hingga RT 006,” ujarnya.
Tenaga teknis Desa Tengku Lese juga menjelaskan bahwa pengukuran yang dilakukan saat ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesesuaian antara rencana dan kondisi lapangan. Hasil perhitungan teknis secara detail akan segera disampaikan kepada Pemerintah Desa sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan.
Pemerintah Desa Tengku Lese berharap seluruh proses pembangunan ini dapat berjalan dengan baik dan transparan. Oleh karena itu, peran pengawasan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) maupun masyarakat sangat diharapkan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Desa.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Desa Tengku Lese juga selalu menegaskan bahwa pemerintah desa terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan bukan untuk kepentingan pemerintah desa semata, melainkan untuk kepentingan masyarakat secara luas,” tegasnya.
Dengan dimulainya tahap pengukuran ini, diharapkan pembangunan jalan lapen di Dusun Munggis dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Tengku Lese. (MC Desa Tengku Lese)





Bagikan:

Desa Tengku Lese
Kecamatan Rahong Utara
Kabupaten Manggarai
Provinsi Nusa Tenggara Timur
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini